Melatih Kesabaran Si Kecil

25 Feb

Si kecil maunya selalu dituruti keinginannya saat itu juga. Tidak bisa tidak. Bila tidak dituruti dia akan merengek dan semakin lama semakin keras suaranya. Psikolog anak dari Arkansas Children’s Hospital, Jayne Bellando, PhD mengatakan bahwa anak usia balita belum mengerti konsep abstrak bernama waktu. Saat si kecil diminta untuk menunggu lima menit, mereka tidak menangkap maknanya, mereka tetap ingin seketika.

Hal ini bukan berarti Anda harus mengorbankan segalanya untuk memenuhi keinginan si kecil, dia tidak akan pernah belajar menunggu.

Berikut beberapa tips untuk mengatasinya.

1. Si kecil selalu merasa ini glirannya, padahal bukan.

Kemampuan untuk berbagi belum tumbuh hingga usia sekitar 4 tahun. Ajak si kecil dalam permainan “giliranku, giliranmu” dalam permainan susun balok atau permainan lainnya. Jika si kecil tidak mau menunggu gilirannya, jelaskan dengan tenang namun tegas bahwa dia tidak bisa memakai mainannya, karena sedang dipakai oleh orang lain, lalu alihkan perhatiannya dengan aktifitas atau mainan lain.

2. Anda sedang sibuk memasak, si kecil ingin mewarnai saat itu juga.

Anda tidak akan pernah bisa membuat si kecil menunggu Anda selesai. Jelaskan apa yang harus Anda lakukan sebelum bermain dengannya. Bila perlu, pasang waktu (timer) agar si kecil bisa melihat perkembangannya. Tepati janji jika memang sudah waktunya.

3. Baru saja tiba di supermarket,si kecil merengek minta pulang.
Sebelum pergi, ingatkan si kecil untuk bersikap baik. Jenn Berman, PsyD, penulis The A to Z Guide to Raising Happy, Confident Kids, mengatakan bahwa jika si kecil terus mengeluh, alihkan perhatiannya misal dengan mengajak bermain menghitung jumlah barang di trolley. Jika keluhannya berubah tantrum, ajak si kecil ke sudut sepi agar si kecil lebih santai. Namum bila tetap tak berhasil, sebaiknya Anda hentikan berbelanja dan pulang.

4. Si kecil memaksa ingin mengancingkan pakaiannya dan menangis ketika tidak bisa melakukannya.

Anda tentu gemas ingin mengambil alih, namun hal itu akan memperburuk karena si kecil ingin melakukannya sendiri. Biarkan si kecil melakukan semampunya. Tanyakan dengan tenang apakah dia perlu bantuan. Ucapkan kalimat yang menenangkan seperti ” mama tau kamu pasti bisa”. Si kecil juga akan merasa nyaman bila sesekali diceritakan bahwa Anda juga pernah putus asa karena tidak bisa melakukan sesuatu.

5. Anda dan si kecil belum selesai makan, namun Si kecil ingin buru-buru bermain.

Anak usia balita tidak akan bisa duduk tenang dimanapun lebih dari beberapa menit. Siasati dengan menaruh makanan di piring setiap orang pada waktu bersamaan, bantu dia menghabiskan makanan dalam suasana bermain. Minta dia duduk di kursinya sampai Anda selesai makan, sambil mengajaknya mengobrol tentang kegiatannya seharian. Hindari makan sambil menonton TV karena ini kan menghambat percakapan dan membuatnya mengemut makanan.

Detil info baca disini: http://www.gayabunda.com/keluarga/seputar-anak/melatih-kesabaran-si-kecil.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: